• 5 Rekomendasi Bahan Untuk Seragam Formal

    5 rekomendasi bahan untuk seragam formal menjadi pilihan bagi Anda yang bingung dalam memilih bahan untuk seragam formal. Di Indonesia sendiri setiap sekolah memiliki peraturan-peraturan yang mewajibkan penggunaan seragam sehingga setiap sekolah memiliki desain seragam tersendiri maupun bahan yang digunakan. Oleh karena itu, pihak sekolah harus menyiapkan sebaik mungkin untuk pengadaan seragam baik dari segi kualitas bahan, desain hingga kualitas jahit.

    Oleh karena itu, pihak sekolah tidak dapat membuat seragam secara asal-asalan karena seragam tersebut akan digunakan oleh para siswa/siswi dan menjadi identitas sekolah. Jika seragam tersebut memiliki desain yang baik, bahan yang awet dan nyaman saat digunakan, maka siswa/siswi pun bisa melaksanakan pembelajaran secara nyaman serta orang tua pun akan merasa senang. 

    5 Rekomendasi Bahan Untuk Seragam Formal

    Berikut ini 5 rekomendasi bahan yang bisa digunakan untuk membuat Seragam Formal:

    1. Bahan Drill

    Bahan/kain drill mempunyai ciri permukaan yang membentuk garis-garis diagonal, tenunan yang lebih rapat, kuat, lembut, tahan kusut dan warnanya tidak mudah pudar. Jenis bahan drill seringkali digunakan untuk bawahan seragam seperti rok/celana dan beberapa seragam atasannya. Namun jangan asal pilih juga dalam memilih bahan drill, karena bahan drill memiliki banyak macam. Yang membedakan dari mecam-macam bahan drill ialah kelembutannya. Mulai dari bahan american drill, taipan, japan drill dan masih banyak lagi.

    2. Bahan Oxford

    Cukup banyak sekolah-sekolah yang menggunakan bahan oxford dalam pembuatan seragam karena nyaman saat digunakan. Bahan oxford memiliki karakter halus, tidak panas dan tidak mudah sobek. Kain oxford dibangun dengan komponen-komponen katun sehingga membuat kenyamanan dan tidak panas saat digunakan. Ketebalan yang tipis membuat pori-pori kulit dapat bernafas dengan baik.

    Meskipun tipis, bahan kain oxford sangat kuat karena menggunakan teknik tenun drill yang lebih kuat dengan motif diagonal. Varian warnanya pin sangan banyak sehingga kita dapat memilih pilihan warna sesuai keingingan dan lebih mudah saat kombinasi warna. Akan tetapi kita harus mencari bahan oxford dengan cerdas, karena merek-merek di pasaran memiliki kualitas yang berbeda-beda. 

    3. Bahan Baloteli

    Bahan Baloteli memiliki karakteristik bahan yang cukup tebal dan tekstur yang sangat khas. Banyak juga yang memiilih bahan baloteli sebagai bahan untuk membuat seragam formal. Hal ini dikarenakan karakteristik bahan baloteli yang memiliki tekstur berserat sehingga terawang, tidak melekat ke tubuh saat digunakan, tersedia banyak varian warna, bahan kain yang tebal dan halus, serta tergolong jenis kain yang ringan. Kain baloteli mempunyai serat yang lebih rapat, tidak mudah kusut dan harganya terjangkau.

    4. Bahan Teteron

    Bahan teteron menjadi salah satu alternatif pembuatan seragam formal. Dari segi harga relatif murah, bahan yang hangat dan nyaman dipakai. Kain yang disebut dengan Teteron Cotton atau disingkat dengan TC ini memiliki kelebihan tersendiri. Bisa dibuat berbagai macam desain, Hangat ketika digunakan dan hangat saat digunakan. Namun ada sedikit kekurangan dalam bahan teteron yakni Dibandingkan dengan bahan katun, bahan TC atau teteron ini kurang mampu menyerap keringat.

    5. Bahan Golden

    Bahan golden ini direkomendasikan untuk yang memiliki budget minim karena harganya yang murah, namun bahannya agak tipis dan menerawang.

    Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan. Semoga ssssdapat membantu anda dalam memenuhi kebutuhan seragam SD, mauapun perlengkapan-perlengkapan lainnya disini.

  • Google Classroom Untuk Guru dan Siswa

    Google Classroom merupakan aplikasi yang dibangun khusus untuk pengajar dan murid baik untuk jenjang sekolah, kuliah maupun kelas/jenjang launnya. Dapat diunduh secara gratis melalui playstore maupun AppStore. Aplikasi ini memungkinkan guru untuk membuat area kelas secara online, dapat mengelola semua dokumen yang dibutuhkan murid dalam pembelajaran, ditujukan untuk menyederhanakan mendistribusikan serta menilai tugas dengan cara tanpa kertas. Tujuan utamanya ialah memudahkan untuk berbagi file antara guru dan siswa.

    Google Classroom
    Read More..